“Tiba teing” ...seorang kawan online berterima kasih sambil melucu. Frasa itu hasil utak-atik-asal bahasa Manggarai, Flores. “Tiba” itu terima, “teing” kasih. Terima kasih. Utak-atik-asal, karena tak ada kata terima kasih di dalam bahasa Manggarai, dan setahu saya juga bahasa etnis-etnis lain di kepulauan di Timur Sunda Kecil ini.
“Apa itu karena orang-orang sini belum lama meninggalkan masa barbar, dan karena itu kurang berbudi,” kata seorang sahabat yang agak sovinis, pendatang dari Barat Nusantara.
“Apa itu karena orang-orang sini belum lama meninggalkan masa barbar, dan karena itu kurang berbudi,” kata seorang sahabat yang agak sovinis, pendatang dari Barat Nusantara.
