Tak Tahu Berterima Kasih?

3/17/12

Tiba teing” ...seorang kawan online berterima kasih sambil melucu. Frasa itu hasil utak-atik-asal bahasa Manggarai, Flores. “Tiba” itu terima, “teing” kasih. Terima kasih. Utak-atik-asal, karena tak ada kata terima kasih di dalam bahasa Manggarai, dan setahu saya juga bahasa etnis-etnis lain di kepulauan di Timur Sunda Kecil ini.

“Apa itu karena orang-orang sini belum lama meninggalkan masa barbar, dan karena itu kurang berbudi,” kata seorang sahabat yang agak sovinis, pendatang dari Barat Nusantara.

Galau di Pangkal Pagi

3/9/12

Membaur asap tembakau dan uap kopi. Riang nyanyi para pipit menyambut pagi baru tak halau getir. Tarif parkir kini Rp 2000, menghajar warga kota. Sempoyongan. Akan banyak yg roboh saat harga BBM sungguh naik nanti.
Published with Blogger-droid v2.0.4

Tebaran Permata di Lomblen

2/14/12

Mungkin seantero pulau sedang di puncak dingin selama pekan ini. Setidaknya setiba saya Jumat lalu. Bisa jadi karena lebat hujan menguyur Lomblen sepanjang siang tadi.

Sekujur tubuh sudah terselimuti. Tetapi dalam rebahan belum hendak saya padamkan laptop yang terus dipaksa kerja sejak malam menyapa sekian jam lampau.

Saya sedang di puncak gairah. Bertemu banyak permata bernyawa, orang-orang berkualitas super yang berbuat banyak hal baik bagi sesama warga pulau.

Siang tadi saya foya-foyakan waktu berdiskusi dengan mantan Kepala Laboratorium Inseminasi Buatan PT Peternakan Sepang. Itu peternakan Babi terbesar di Malaysia
Prev Prev